Rabu, 10 Desember 2014

CARA-CARA PROFESI DAN MASYARAKAT MENDORONG AKUNTAN PUBLIK BERPRILAKU PADA TINGKAT YANG TINGGI

TUGAS 2

A.KODE PRILAKU PROFESIONAL
                Etika merupakan suatu ilmu yang membahas perilaku perbuatan baik dan buruk manusia sejauh yang dapat dipahami oleh pikiran manusia. Etika dapat dibagi menjadi beberapa pengertian Dan etika profesi terdapat suatu kesadaran yang kuat untuk mengindahkan etika profesi pada saat mereka ingin memberikan jasa keahlian profesi kepada masyarakat yang memerlukan. Prinsip Etika Profesi dalam Kode Etik Ikatan Akuntan Indonesia menyatakan pengakuan profesi akan tanggung jawabnya kepada publik, pemakai jasa akuntan, dan rekan. Prinsip ini memandu anggota dalam memenuhi tanggung-jawab profesionalnya dan merupakan landasan dasar perilaku etika dan perilaku profesionalnya. Kode Etik Profesi merupakan suatu tatanan etika yang telah disepakati oleh suatu kelompok masyarakat tertentu. Kode etik umumnya termasuk dalam norma sosial, namun bila ada kode etik yang memiliki sanksi yang agak berat, maka masuk dalam kategori norma hukum.
                Kode Etik juga dapat diartikan sebagai pola aturan, tata cara, tanda, pedoman etis dalam melakukan suatu kegiatan atau pekerjaan. Kode etik merupakan pola aturan atau tata cara sebagai pedoman berperilaku. Tujuan kode etik agar profesional memberikan jasa sebaik-baiknya kepada pemakai atau nasabahnya. Adanya kode etik akan melindungi perbuatan yang tidak profesional.
Menurut, Warren (2005:10) menjelaskan bahwa: “secara umum, akuntansi dapat didefinisikan sebagai sistem informasi yang menghasilkan laporan kepada pihak-pihak yang berkepentingan mengenai aktivitas ekonomi dan kondisi perusahaan”.
Tujuan Kode etik :

1. Untuk menjunjung tinggi martabat profesi
2. Untuk menjaga dan memelihara kesejahteraan para anggota.
3. Untuk meningkatkan pengabdian para anggota profesi.
4. Untuk meningkatkan mutu profesi.
5. Untuk meningkatkan mutu organisasi profesi.
6. Meningkatkan layanan di atas keuntungan pribadi.
7. Mempunyai organisasi profesional yang kuat dan terjalin erat.
8. Menentukan baku standa
               
                Dalam tujuan kode etik ini digunakan agar para akuntan dalam melaksanakan pekerjaanya dilakukan secara prefesonal dan terhindar dari interpensi dari lingkungan dari luar.
Perinsip-perinsip etika : IFAC,AICPA,IAI
Dalam setiap kode etik akuntansi mempunyai standar masing – masing diindonesia sendiri ada namanya IAI ikatan akuntansi Indonesia.

Adapun prinsip-prinsip tersebut adalah :
a. Tanggung jawab profesi
b. Kepentingan publik
c. Integritas
d. Obyektivitas
e. Kompetensi dan kehati-hatian Profesional
f. Kerahasiaan
g. Prilaku profesional
h. Standar teknis

Prinsip-prinsip Fundamental Etika IFAC :
1) Integritas
2) Objektivitas
3) Kompetensi profesional dan kehati-hatian
4) Kerahasiaan
5) Perilaku Profesional

Perinsip- prinsip Kode Etik AICPA
terdiri atas dua bagian yaitu bagian pertama berisi prinsip-prinsip Etika dan pada bagian kedua berisi Aturan Etika (rules)
1.Tanggung Jawab
2.Kepentingan Publik
3.Integritas
4.Objektivitas dan Independensi
5.Kehati-hatian (due care

Aturan dan interpretasi etika
                Kode Etik Ikatan Akuntan Indonesia dimaksudkan sebagai panduan dan aturan bagi seluruh anggota, baik yang berpraktik sebagai akuntan publik, bekerja di lingkungan dunia usaha, pada instansi pemerintah, maupun di lingkungan dunia pendidikan dalam pemenuhan tanggung-jawab profesionalnya.
                akuntan Indonesia terdiri dari tiga bagian: (1) Prinsip Etika, (2) Aturan Etika, dan (3) Interpretasi Aturan Etika. Prinsip Etika memberikan kerangka dasar bagi Aturan Etika, yang mengatur pelaksanaan pemberian jasa profesional oleh anggota. Prinsip Etika disahkan oleh Kongres dan berlaku bagi seluruh anggota, sedangkan Aturan Etika disahkan oleh Rapat Anggota Himpunan dan hanya mengikat anggota Himpunan yang bersangkutan.
                Interpretasi Aturan Etika merupakan interpretasi yang dikeluarkan oleh Badan yang dibentuk oleh Himpunan setelah memperhatikan tanggapan dari anggota, dan pihak-pihak berkepentingan lainnya, sebagai panduan dalam penerapan Aturan Etika, tanpa dimaksudkan untuk membatasi lingkup dan penerapannya. Pernyataan Etika Profesi yang berlaku saat ini dapat dipakai sebagai Interpretasi dan atau Aturan Etika sampai dikeluarkannya aturan dan interpretasi baru untuk menggantikannya.

B. KEWAJIBAN HUKUM

1. Tanggung Jawab Auditor
Dalam hal terjadinya pelangaran yang dilakukan oleh seorang Akuntan Publik dalam memberikan jasanya, baik atas temuan-temuan bukti pelanggaran apapun yang bersifat pelanggaran ringan hingga yang bersifat pelanggaran berat, berdasarkan PMK No. 17/PMK.01/2008 hanya dikenakan sanksi administratif, berupa: sanksi peringatan, sanksi pembekuan ijin dan sanksi pencabutan ijin.
Penghukuman dalam pemberian sanksi hingga pencabutan izin baru dilakukan dalam hal seorang Akuntan Publik tersebut telah melanggar ketentuan-ketentuan yang diatur dalam SPAP dan termasuk juga pelanggaran kode etik yang ditetapkan oleh IAPI, serta juga melakukan pelanggaran peraturan perundang-undangan yang berlaku yang berhubungan dengan bidang jasa yang diberikan, atau juga akibat dari pelanggaran yang terus dilakukan walaupun telah mendapatkan sanksi pembekuan izin sebelumya, ataupun tindakan-tindakan yang menentang langkah pemeriksaan sehubungan dengan adanya dugaan pelanggaran profesionalisme akuntan publik.
                Akan tetapi, hukuman yang bersifat administratif tersebut walaupun diakui merupakan suatu hukuman yang cukup berat bagi eksistensi dan masa depan dari seorang Akuntan Publik , ternyata masih belum menjawab penyelesaian permasalahan ataupun resiko kerugian yang telah diderita oleh anggota masyarakat, sebagai akibat dari penggunaan hasil audit dari Akuntan Publik tersebut.
Selama melakukan audit, auditor juga bertanggungjawab (Boynton,2003,h.68):

a. Mendeteksi kecurangan.
1) Tanggung jawab untuk mendeteksi kecurangan ataupun kesalahan-kesalahan yang tidak disengaja, diwujudkan dalam perencanaan dan pelaksanaan audit untuk mendapatkan keyakinan yang memadai tentang apakah laporan keuangan bebas dari salah saji material yang disebabkan oleh kesalahan ataupun kecurangan.
2) Tanggung jawab untuk melaporkan kecurangan jika terdapat bukti adanya kecurangan. Laporan ini dilaporkan oleh auditor kepada pihak manajemen, komite audit, dewan direksi

b. Tindakan pelanggaran hukum oleh klien
1) Tanggung jawab untuk mendeteksi pelanggaran hukum yang dilakukan oleh klien. Auditor.
2) Tanggungjawab untuk melaporkan tindakan melanggar hukum.

Pemahaman Hukum dan Kewajiban auditor
Banyak profesional akuntansi dan hukum percaya bahwa penyebab utama tuntutan hukum terhadap kantor akuntan publik adalah kurangnya pemahaman pemakai laporan keuangan tentang perbedaan antara kegagalan bisnis dan kegagalan audit, dan antara kegagalan audit serta risiko audit.
Berikut ini defenisi mengenai kegagalan bisnis, kegagalan audit dan risiko audit menurut Loebbecke dan Arens (1999,h.787) :
a. Kegagalan bisnis
b. Kegagalan audit
c. Risiko Audit
                Ordinary negligence merupakan kesalah yang dilakukan akuntan publik, ketika menjalankan tugas audit, dia tidak mengikuti pikiran sehat (reasonable care). Dengan kata lain setelah mematuhi standar yang berlaku ada kalanya auditor menghadapi situasi yang belum diatur standar. Dalam hal ini auditor harus menggunakan “common sense” dan mengambil keputusan yang sama seperti seorang (typical) akuntan publik bertindak.
                Sedangkan gross negligence merupakan kegagalan akuntan publik mematuhi standar profesional dan standar etika. Standar ini minimal yang harus dipenuhi. Bila akuntan publik gagal mematuhi standar minimal (gross negligence) dan pikiran sehat dalam situasi tertentu (ordinary negligence), yang dilakukan dengan sengaja demi motif tertentu maka akuntan publik dianggap telah melakukan fraud yang mengakibatkan akuntan publik dapat dituntut baik secara perdata maupun pidana.
                Sebagian besar profesional akuntan setuju bahwa bila suatu audit gagal mengungkapkan kesalahan yang material dan oleh karenanya dikeluarkan jenis pendapat yang salah, maka kantor akuntan publik yang bersangkutan harus diminta mempertahankan kualitas auditnya. Jika auditor gagal menggunakan keahliannya dalam pelaksanaan auditnya, berarti terjadi kegagalan audit, dan kantor akuntan publik tersebut atau perusahaan asuransinya harus membayar kepada mereka yang menderita kerugian akibat kelalaian auditor tersebut.
                Kesulitan timbul bila terjadi kegagalan bisnis, tetapi bukan kegagalan audit. Sebagai contoh, jika sebuah perusahaan bangkrut, atau tidak dapat membayar hutangnya, maka umumnya pemakai laporan keuangan akan mengklaim bahwa telah terjadi kegagalan audit, khususnya bila laporan audit paling akhir menunjukkan bahwa laporan itu dinyatakan secara wajar. Lebih buruk jika terdapat kegagalan bisnis dan laporan keuangan yang kemudian diterbitkan salah saji, para pemakai akan mengklaim auditor telah lalai sekalipun telah melaksanakannya sesuai dengan standar auditing yang berlaku umum.
                Akuntan publik bertanggung jawab atas setiap aspek tugasnya, termasuk audit, pajak, konsultasi manajemen, dan pelayanan akuntansi, sehingga jika benar-benar terjadi kesalahan yang diakibatkan oleh pihak akuntan publik dapat diminta pertanggungjawabannya secara hukum. Beberapa faktor utama yang menimbulkan kewajiban hukum bagi profesi audit diantaranya adalah (Loebbecke dan Arens,1999,h.786):
a. Meningkatnya kesadaran pemakai laporan keuangan akan tanggung jawab akuntan public
b. Meningkatnya perhatian pihak-pihak yang terkait dengan pasar modal sehubungan dengan tanggung jawab untuk melindungi kepentingan investor
c. Bertambahnya kompleksitas audit yang disebabkan adanya perubahan lingkungan yang begitu pesat diberbagai sektor bisnis, sistem informasi, dsb
d. Kesediaan kantor akuntan publik untuk menyelesaikan masalah hukum diluar pengadilan, untuk menghindari biaya yang tinggi.
                Pemahaman terhadap hukum tidaklah mudah mengingat pemahaman tersebut menuntut suatu kesadaran dari perilaku-perilaku yang terlibat di dalamnya dan juga adanya kemungkinan interpretasi yang berbeda-beda terhadap keberadaan suatu hukum.
Hal ini juga yang terjadi pada profesi akuntan publik di mana perilaku-perilaku yang terlibat terkadang kurang memahami secara benar apa yang telah menjadi kewajiban yang nantinya akan mempunyai konsekuensi terhadap hukum. Suatu pemahaman yang baik terhadap hukum akan membawa profesi akuntan publik minimal ke dalam praktek-praktek yang sehat, yang dapat meningkatkan performance dan kredibilitas publik yang lebih baik.
                Sebaliknya apabila akuntan publik kurang memahaminya pada iklim keterbukaan di era reformasi seperti sekarang ini maka akan dapat membawa perkembangan fenomena ke dalam konteks yang lebih luas pada publik yang sudah mulai berani melakukan tuntutan hukum terhadap berbagai profesi termasuk profesi akuntan publik.


KODE PRILAKU PROFESIONAL

C. INTERPRESTASI PERATURAN PRILAKU

                Interpretasi Aturan Etika merupakan interpretasi yang dikeluarkan oleh Badan yang dibentuk oleh Himpunan setelah memperhatikan tanggapan dari anggota, dan pihak-pihak berkepentingan lainnya, sebagai panduan dalam penerapan Aturan Etika, tanpa dimaksudkan untuk membatasi lingkup dan penerapannya. Pernyataan Etika Profesi yang berlaku saat ini dapat dipakai sebagai Interpretasi dan atau Aturan Etika sampai dikeluarkannya aturan dan interpretasi baru untuk menggantikannya.

Kepatuhan
Kepatuhan terhadap Kode Etik, seperti juga dengan semua standar dalam masyarakat terbuka, tergantung terutama sekali pada pemahaman dan tindakan sukarela anggota. Di samping itu, kepatuhan anggota juga ditentukan oleh adanya pemaksaan oleh sesama anggota dan oleh opini publik, dan pada akhirnya oleh adanya mekanisme pemrosesan pelanggaran Kode Etik oleh organisasi, apabila diperlukan, terhadap anggota yang tidak menaatinya.
Jika perlu, anggota juga harus memperhatikan standar etik yang ditetapkan oleh badan pemerintahan yang mengatur bisnis klien atau menggunakan laporannya untuk mengevaluasi kepatuhan klien terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku.




Rabu, 05 November 2014

Kasus Enron (1.C Profesionalisme Akuntan Publik)

Latar Belakang enron
                Pada tahun 1985, Enron didirikan oleh Kenneth Lay melalui merger antara Houston NaturalGas dan InterNorth. Perusahaan yang bergerak di bidang energi tersebut melakukanpenjualan listrik dengan menggunakan harga pasar pada awal tahun 1990. Adanya hasilKongres Amerika Serikat yang memutuskan untuk melakukan deregulasi penjualan gas alamtelah menyebabkan Enron mengalami peningkatan pendapatan yang signifikan. Enronmerupakan penjual gas alam terbesar pada tahun 1992 di Amerika Utara, kontrak penjualangas Enron menghasilkan laba sebelum pajak sebesar $122 juta, dan merupakan penyumbangkedua terbesar dalam laba usaha perusahaan
                Dalam upaya untuk memperluas pertumbuhan bisnis perusahaan, Enron menerapkan strategibisnis diversifikasi. Perusahaan tersebut memiliki dan mengoperasikan berbagai aset meliputi
gas pipelines, electricity plants, pulp and paper plants, water plants,danbroadband services.       Perkembangan pesat Enron telah menyebabkan harga saham perusahaan tersebut mengalamikenaikan sebesar 311% dari awal tahun 1990 sampai akhir tahun 1998. Pada tahun 1999harga saham mengalami kenaikan sebesar 56% dan pada tahun 2000 sebesar 87%. Hargasaham per lembar perusahaan adalah sebesar $83.13. Dari hasil survey majalah Fortunetentang “Most Admired Company´, Enron dinobatkan sebagai “the Most InnovativeCompany´ di Amerika.
                Pada tahun 2001, Enron telah menjadi konglomerat yang memiliki dan mengoperasikan
gaspipelines, electricity plants, pulp and paper plants, water plants,dan broadband services berskala internasional, dan sahamnya diperdagangkan secara luas di pasar modal.Tabel berikut menunjukkan besarnya segmentasi pasar Enron, terlihat bahwa perdagangandomestik dan internasional perusahaan mengalami pertumbuhan yang sangat pesat dari tahun1993 ± tahun 2000.

Awal Kejatuhan Enron
                Pemerintahan Bush mengatakan, perusahaan energi Enron yang bangkrut berkali-kali menelepon berbagai pejabat kabinet untuk minta bantuan sebelum kejatuhannya. Jurubicara Departemen Keuangan mengatakan, presiden direktur Enron Lawrence Whaley menelpon Wakil Menteri Keuangan Peter Fisher sampai delapan kali. Dikatakan, Fisher yakin, Whaley ingin agar Fisher membujuk bank-bank supaya memperpanjang kredit Enron. Jurubicara lain mengatakan, mantan Menteri Keuangan Robert Rubin juga menelpon Fisher atas nama Enron. Jurubicara Robert Rubin mengakui telepon itu dan mengatakan, Robert Rubin dapat menerima ketika Fisher mengatakan bahwa adalah tidak baik untuk campur tangan dalam urusan Enron. Direktur Enron Kenneth Lay juga menghubungi Menteri Keuangan Paul O'Neill, Menteri Perdagangan Donald Evans dan Gubernur Bank Sentral Alan Greenspan. Tidak ada tuduhan bahwa ada pejabat yang berbuat kesalahan secara hukum di negara ini.
                Sebelumnya, pejabat tertinggi departemen keuangan Amerika mengatakan, dia telah dimintai bantuannya oleh perusahaan energi raksasa Enron yang tiba-tiba bangkrut akhir tahun lalu. Kata jurubicara departemen keuangan hari Jumat, ketua perusahaan Enron Lawrence Whalley menelepon wakil menteri keuangan Peter Fisher enam sampai delapan kali antara bulan Oktober dan November. Katanya Fisher agaknya diminta supaya meyakinkan bank-bank untuk memberikan kredit baru kepada Enron; tapi wakil menteri itu tidak melakukan apa yang diminta Enron. Ini terungkap setelah Presiden Bush memerintahkan berbagai jawatan federal yang mungkin punya hubungan dengan Enron untuk mencari kalau-kalau ada hubungan antara perusahaan itu dengan para pejabat pemerintahan. Hari Kamis, gedung putih mengatakan, kepala eksekutif Enron, Ken Lay menghubungi dua orang menteri kabinet Bush untuk membicarakan masalah keuangan yang sedang dihadapi oleh Enron. Enron adalah penyumbang besar bagi kampanye pemilihan presiden Bush tahun lalu, tapi sedemikian jauh belum ada tuduhan adanya hal yang tidak beres sehubungan dengan sumbangan itu. Sebuah perusahaan yang memeriksa keuangan Enron mengakui telah menghancurkan atau membuang sejumlah besar dokumen; dan kata para pejabat komisi surat-surat berharga Amerika, itu adalah suatu kesalahan besar. Ribuan pekerja kehilangan tabungan mereka ketika Enron bangkrut; tapi Ken Lay dan sejumlah eksekutif perusahaan sempat menjual saham-saham mereka yang berjumlah jutaan dollar sebelum perusahaan itu menyatakan diri bangkrut.

Kesalahan Yang Dilakukan Enron
                Kesalahan Enron bukanlah terbatas pada penyelewengan pembukuannya. Suka atau tidak, perusahaan sebesar Enron tidak akan jatuh apabila keadaan sekelilingnya berlaku wajar dalam norma-norma etika dan hukum. Enron tidak akan berani mendirikan kongsi dagang-kongsi dagang yang sangat kompleks apabila hukum sekuritas Amerika (Security Law) tidak membiarkan pembukuan terpisah antara induk perusahaan dan kongsi dagang tersebut. Kalaupun itu terjadi, kongsi dagang tidak akan bisa bertahan lama bila auditor luar Andersen bekerja sesuai dengan peraturan etika dan hukum yang diterapkan oleh badan tertinggi ikatan akuntan publik (American Institute of Certified Public Accountants). Keberanian akuntan-akuntan Andersen untuk "meridhoi" sistem pembukuan terpisah dari Enron tidak berarti banyak bila Congress menyetujui pemisahan divisi "akunting/auditing" dan "konsultasi" yang diterapkan oleh Lima Besar. Proposal pemisahan ini sudah diajukan oleh bekas ketua komisi sekuritas dan perdagangan Amerika (Securities and Exchange Commission) Arthur Levitt pada tahun 1999. Proposal itu ditolak mentah-mentah oleh anggota Congress yang menerima bantuan finansial selama kampanye mereka dari Wall Street dan Lima Besar. Bantuan finansial itu ternyata masih dalam limit yang legal. Dengan demikian, Congress bisa bekerja lebih adil bila ada peraturan lebih ketat dalam penerimaan bantuan kampanye dari perusahaan dan industri. Hal ini juga berlaku untuk Gedung Putih. Walaupun sampai saat ini belum ada bukti keterlibatan Gedung Putih dengan kehancuran Enron, jumlah uang kontribusi yang sangat besar dari Enron untuk sebuah partai atau seorang calon politikus, cukup menarik kecurigaan dari publik. Enron adalah contoh dari bisnis yang dibangun berdasarkan ilusi (House of cards). Hampir seluruhnya terbuat dari kebohongan satu ditutupi dengan kebohongan yang lain. Dan banyak pihak yang rela ikut berpartisipasi dalam drama besar ini karena mereka tahu bila kebohongan itu sudah terlalu besar dan melibatkan hampir setiap orang, maka tidak ada pihak lain yang terlihat . Dengan singkat, kisah Enron bisa diartikan sebagai perkawinan antara ketamakan dari eksekutif perusahaan dan kehausan kekuasaan dari para politikus.
                Satu hal yang harus disadari oleh setiap orang di seluruh dunia ialah kebijakan untuk mengambil makna dari fiasko besar ini. Walaupun skandal Enron menyeret hampir seluruh jajaran institusi terkemuka Amerika, kita tetap harus memiliki keyakinan (faith) bahwa masih lebih banyak orang Amerika dan instituti-institusinya yang berpijak pada hukum dan norma yang ada. Akuntan adalah salah satu profesi tertua dan paling konservatif di dunia, para akuntan memegang teguh kode etika yang diterapkan dan mereka bangga akan kebersihan dari nama baik akuntan yang sudah ratusan tahun umurnya. Pemerintah dan Congress Amerika, lengkap dengan dinamika dan ketidak- sempurnaannya, tetap harus dihargai sebagai salah satu badan legislatif dan eksekutif yang paling terbuka dan paling efisien. Masih banyak anggota Congress dan jajaran kabinet yang benar-benar bekerja untuk menjadikan Amerika sebagai negara yang bersih dan teratur. Terakhir, walau dengan kehancuran dari perusahaan bernilai 66 triliun dolar AS, Amerika tetap harus diakui sebagai ekonomi terbesar di dunia. Pasar bebas dan kapitalisme yang diterapkan di sana tetap berlaku sebagai sistem terbaik dari dunia perdagangan dan finansial, karena level dari transparansi dan independen yang sangat  tinggi.

Penyebab Bangkrutnya Enron
                Dalam proses pengusutan sebab-sebab kebangkrutan itu Enron dicurigai telah melakukan praktek window dressing. Manajemen Enron telah menggelembungkan (mark up) pendapatannya US$ 600 juta, dan menyembunyikan utangnya sejumlah US$ 1,2 miliar. Hal ini tentunya hanya bisa dilakukan oleh orang-orang yang memiliki keahlian dengan trik-trik manipulasi yang tinggi dan tentu saja orang-orang ini merupakan orang bayaran dari mulai analis keuangan, para penasihat hukum, dan auditornya.
                Skandal ini semakin rumit dengan ditengarainya keterlibatan banyak pejabat tinggi gedung putih dan politisi di Senat Amerika Serikat yang pernah menerima kucuran dana politik dari perusahaan ini.Bahkan tercatat 35 pejabat penting pemerintahan George W. Bush merupakan pemegang saham Enron. Dalam daftar perusahaan penyumbang dana politik, Enron tercatat menempati peringkat ke-36, dan penyumbang peringkat ke-12 dalam penggalangan dana kampanye Bush. Akibat pertalian semacam itu, banyak orang curiga pemerintahan Bush dan para politisi telah dan akan memberikan perlakuan istimewa, baik dalam bisnis Enron selama ini maupun dalam proses penyelamatan perusahaan itu.
            Salah satu faktor yang menjadi sebab kehancuran Enron adalah permainan manajemen laba yang sangat merugikan bagi perusahaan tersebut. Dalam hal ini Enron melakukan kecurangan dalam perhitungan laba, Enron melakukan penggelembungan pendapatan (mark up) sebesar US$ 600 juta dan menyembunyikan utangnya sebesar US$ 1,2 Miliar. Hal ini justru membuat Enron bangkrut karena tidak dapat memenuhi kewajibannya sehingga banyak pihak yang dirugikan.

Peranan Arthur Andersen
                September 2001, pemerintah mulai mengamati adanya ketidakberesan dalam laporan pembukuan Enron. Satu bulan kemudian, Enron mengumumkan kerugian sebesar $ 600 juta dan nilai asset Enron menyusut $ 1,2 triliun. Pada laporan keuangan yang sama diakui, bahwa selama tujuh tahun terakhir, Enron selalu melebih-lebihkan laba bersih mereka. Akibat laporan mengejutkan ini, nilai saham Enron mulai turun drastis dan saat Enron mengumumkan bahwa perusahaan harus gulung tingkar, 2 Desember 2001, harga saham Enron hanya 26 sen. Yang menjadi pertanyaan sekarang adalah, apakah Arthur Andersen, sebagai auditor independen yang ditunjuk untuk memeriksa kesehatan dari pembukuan Enron mengetahui keberadaan "akuntan kreatif" yang diterapkan Enron dan pura-pura tidak mengetahuinya? Hukum perusahaan Amerika menyatakan bahwa setiap perusahaan terbuka Amerika, harus diperiksa pembukuannya oleh auditor independen dari Certified Public Accounting Firm. Tidak jarang, akuntan publik menerima uang lebih banyak dari jasa konsultasi daripada jasa audit, seperti kasus Enron di mana Arthur Andersen menerima $ 27 juta dari konsultasi dan $ 25 juta dari audit. Akibatnya, timbul kesangsian akan kejujuran dan kejernihan dari laporan audit mereka terhadap pumbukuan Enron. Yang lebih mengejutkan dunia akuntan adalah peristiwa penghancuran dokumen yang dilakukan oleh David Duncan, ketua partner dari Arthur Andersen untuk Enron. Panik karena menerima undangan untuk diminta kesaksiannya di Dewan Perwakilan Rakyat Amerika (Congress), Duncan memerintahkan anak buahnya untuk menghancurkan ratusan kertas kerja (workpapers) dan e-mail yang berhubungan dengan Enron. Kertas kerja adalah dukumen penting dalam dunia profesi akuntan yang berhubungan dengan laporan keuangan dari klien. Secara umum, setiap kertas kerja, komunikasi dan laporan keuangan harus di dokumentasikan dengan baik selama 6 tahun. Baru setelah 6 tahun, dokumen tersebut bisa dihancurkan. Peristiwa penghancuran dokumen ini memberi keyakinan pada publik dan kongres bahwa Arthur Andersen sebenarnya mengetahui bisnis buruk dari Enron, tetapi tidak mau mengungkapkannya dalam laporan audit mereka, karena takut kehilangan Enron sebagai klien.

Profesionalisme akuntansi Publik
                standar profesionalisme akuntan public (SPAP) adalah kodifikasi berbagai pernyataan standar teknis yang merupakan panduan dalam memberikan jasa bagi akuntan publik di Indonesia yang bertujuan untuk mengatur mutu jasa yang dihasilkan oleh profesi akuntan publik di Indonesia. SPAP dikeluarkan oleh Dewan Standar Profesional Akuntan Publik Institut Akuntan Publik Indonesia (DSPAP IAPI).
                Seiring perkembangan yang terjadi dalam dunia akuntansi dengan berbagai perubahan dalam Standar Akuntansi Keuangan (SAK) yang diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK IAI) agar bersesuaian dengan International Financial Reporting Standards (IFRS) yang diterbitkan oleh International Accounting Standards Board (IASB), maka Dewan Standar Profesional (DSP) IAPI melakukan penyesuaian terhadap standar profesi yang ada. Penyesuaian tersebut berupa pencabutan beberapa standar yang sudah tidak relevan, pencantuman beberapa standar baru, dan penyelarasan frasa agar bersesuaian dengan frasa yang digunakan dalam SAK.
                Diharapkan, SPAP 31 Maret 2011 ini mampu menjawab kelangkaan SPAP di pasar agar dapat memenuhi kebutuhan para praktisi akuntan publik, dunia pendidikan yang menggeluti bidang akuntansi dan profesi akuntan publik, dan pihak-pihak lain yang tertarik dengan hal-hal terkait profesi akuntan publik.

Kesimpulan Dan Hubungan Dengan Etika bisnis   
            Kesalahan Enron bukanlah terbatas pada penyelewengan pembukuannya. Suka atau tidak, perusahaan sebesar Enron tidak akan jatuh apabila keadaan sekelilingnya berlaku wajar dalam norma-norma etika dan hukum. Enron tidak akan berani mendirikan kongsi dagang-kongsi dagang yang sangat kompleks apabila hukum sekuritas Amerika (Security of Law) tidak membiarkan pembukuan terpisah antara induk perusahaan dan kongsi dagang tersebut. Walaupun itu terjadi, kongsi dagang tidak akan bisa bertahan lama bila auditor luar Arthur Andersen bekerja sesuai dengan peraturan etika yang diterapkan oleh badan tertinggi ikatan akuntan publik (American Institute of Certified Public Accountants).
                Keberanian akuntan-akuntan Arthur Andersen untuk melakukan sistem pembukuan terpisah dari Enron tidak berarti banyak bila kongres menyetujui pemisahan divisi "akunting/auditing" dan "konsultasi" yang diterapkan oleh kantor akuntan publik khususnya big five. Proposal pemisahan ini sudah diajukan oleh bekas ketua komisi sekuritas dan perdagangan Amerika (Securities and Exchange Commission) Arthur Levitt pada tahun 1999. Proposal itu ditolak mentah-mentah oleh anggota kongres yang menerima bantuan finansial selama kampanye mereka dari Wall Street dan kantor akuntan publik.                 Bantuan finansial itu ternyata masih dalam limit yang legal. Dengan demikian, kongres bisa bekerja lebih adil bila ada peraturan lebih ketat dalam penerimaan bantuan kampanye dari perusahaan dan industri. Hal ini juga berlaku untuk Gedung Putih. Walaupun sampai saat ini belum ada bukti keterlibatan Gedung Putih dengan kehancuran Enron, jumlah uang kontribusi yang sangat besar dari Enron untuk sebuah partai atau seorang calon politikus, cukup menarik kecurigaan dari publik.
                Enron adalah contoh dari bisnis yang dibangun berdasarkan ilusi (House of cards). Hampir seluruhnya terbuat dari kebohongan satu ditutupi dengan kebohongan yang lain. Sayangnya, banyak pihak yang rela ikut berpartisipasi dalam drama besar ini karena mereka tahu bila kebohongan itu sudah terlalu besar dan melibatkan hampir setiap orang, maka tidak ada pihak lain yang terlihat "tidak berdusta." Dengan singkat, kisah Enron bisa diartikan sebagai perkawinan antara ketamakan dari eksekutif perusahaan dan kehausan kekuasaan dari para politikus.
                Satu hal yang harus disadari oleh setiap orang di seluruh dunia ialah kebijakan untuk mengambil makna dari kasus besar ini. Walaupun skandal Enron menyeret hampir seluruh jajaran institusi terkemuka Amerika, kita tetap harus memiliki keyakinan (faith) bahwa masih lebih banyak orang Amerika dan institusi-institusi yang berpijak pada hukum dan norma yang ada. Akuntan adalah salah satu profesi tertua dan paling konservatif di dunia, para akuntan memegang teguh kode etika yang diterapkan dan mereka bangga akan kebersihan dari nama baik akuntan yang sudah ratusan tahun umurnya.
                Pemerintah dan kongres Amerika, lengkap dengan dinamika dan ketidak sempurnaannya, tetap harus dihargai sebagai salah satu badan legislatif dan eksekutif yang paling terbuka dan paling efisien. Masih banyak anggota kongres dan jajaran kabinet yang benar-benar bekerja untuk menjadikan Amerika sebagai negara yang bersih dan teratur. Walaupun dengan kehancuran enron, Amerika tetap harus diakui sebagai ekonomi terbesar di dunia. Pasar bebas dan kapitalisme yang diterapkan tetap berlaku sebagai sistem terbaik dari dunia perdagangan dan finansial, karena level dari transparansi dan independen yang sangat tinggi.

sumber :
http://standarprofesionalakuntanpublik.blogspot.com/

Jumat, 27 Juni 2014

STRATEGY AND EXAMPLE FOR READING TOEFL (SOFTSKIIL ,TUGAS BAHASA INGGRIS BISNIS 2)

STRATEGY AND EXAMPLE FOR READING TOEFL

Nama : Dinara Inargea
Npm      : 22211147
Kelas     :3EB25

1. Answer Main Idea Questions Correctly
Almost every reading passage on the TOEFL test will have a multiple-choice
question about the main idea of a passage. You may, for example, be asked to
identify the topic, subject, title, primary idea or main idea. It is relatively
easy to answer these questions since TOEFL passages are generally written in a
traditionally organized manner.
If a passage consist of only one paragraph, you should study the beginning of
that paragraph to determine the main idea. If a passage consist of more than
one paragraph, you should study the beginning of each paragraph to determine

2. Recognize The Organization Of The Ideas
In the Reading section of both the paper TOEFL test and the computer TOEFL
test, there may be questions about the organization of ideas in a passage.
The answer to this type of question can generally be determined by looking
at the first sentence of the paragraph of the appropriate paragraphs. You can
answer it by these following steps:
1. Read at the first line of each of paragraph.
2. Look for words that show relationships among the paragraphs.
3. Choose the answer that best express the relationship.

3. Answer Stated Detail Questions Correctly
A detailed question asks about one piece of information in the passage rather
than the passage as a whole. The answer to these questions are generally given
in order in the passage, and the correct answer is often a restatement of what is
given in the passage.
Here are the useful steps to answer the question:
1. Choose a key word in the question.
2. Skim in the appropriate part of the passage for the key word or idea.
3. Read the sentence that contains the key word or idea carefully.

4. Find "Unstated" Details
You will sometimes be asked in the Reading section of the TOEFL test to find
an answer that is not stated or not mentioned or not true in the passage. You
should note that there are two kinds of answers to this type of question:
1. there are three true answers and one that is not true according to the
passage, or
2. there are three true answers and one that is not mentioned in the passage.
To answer this type of the question, do the following steps:
1. Choose a key word in the question.
2. Scan the appropriate place in the passage for the key word (or related idea).
3. Look for answers that are definitele true according to the passage. Eliminate
those answers.
4. Choose the answer that is not true or not discussed in the passage.

5. Find Pronoun Reference
In the Reading section of the TOEFL test, you will sometimes be asked to
determine to which noun a pronoun refers .

6. Answer Implied Detail Questions Correctly
You will sometimes be asked to answer a multiple-choice question about a reading
passage drawing a conclution from a specific detail or details in the passage.
Some information will be given the passage, and you will draw a conclution from
that information. The answers to these questions are generally found in order in
the passage.

7. Answer Transition Questions Correctly
You will sometimes be asked on the TOEFL test to answer a multiple-choice
question about what probably came before the reading passage  or what probably

8. Find Denitions From Structural Clues
When you are asked to determine the meaning of word in the reading section of
the TOEFL test, it is possible that:
1. the passage provides information about the meaning of the word,
2. there are structural clues to tell you that the definition of a word is included
in the passage.
There are three types of clues to help you. They are:
1. punctuation: comma, parentheses, dashes
2. restatement: or, that is, in other words, i.e.
3. examples: such as, for example, e.g.
4. Information to help you determine what something means will generally be
found after those clues.
Learn the following steps to answer this type of question
1. Find the word in the passage.
2. Locate any structural clues.
3. Read the part of the passage after reading the structural letter.
4. Eliminate any "denitely wrong answers" and choose the best answer for
the best answer from the remaining choices

9. Determine Meanings From Word Parts
It is sometimes possible to determine the meaning of a long word that you do not
know in the reading section of the TOEFL test by studying the word parts.

10. Use Context To Determine Meanings Of Di‑cult Words
You me asked to determine the meaning of a di‑cult word in a reading passage
on the TOEFL test . In this case, the passage will probably give you a clear
indication of what the word means.

11. Use Context To Determine Meanings Of Simple Words
On the TOEFL test, you may be asked to determine the meaning of a simple
word in a reading passage . In this type of question, you should not give the
normal, everyday meaning of the word. Instead, a secondary meaning of the word
is being tested.
Information to help you understand the meaning of an unknown word can be
often be found in the context surrounding the unknown word. Here are steps to
answer the question:
1. Find the word in the passage.
2. Read the sentence that contains the word carefully.
3. Look for context clues to help you understand the meaning.
4. Choose the answer that the context indicates.

12. Determine Where Specific nformation Is Found
Sometimes the nal question accompanying a reading passage 1 will ask you to
determine where in the passage a piece of information is found. You may do the
following steps to answer the quesion:
1. Choose a key word or idea in the question.
2. Skim the appropriate part(s) of the passage looking for the key word or
idea.
3. Choose the answer that contains the key word or idea.

13. Determine The Tone, Purpose Or Course
Other types of review questions occur occasionally in the reading section of the
TOEFL test. Possible questions of this type are questions that ask about:
1. the tone of the passage
The majority of the passage on the TOEFL test are factual passages
presented without any emotion. However, sometimes the author shows
some emotion. If the author is being funny, making fun of something.

14. Determine Where To Insert A Piece Of Information
On the computer TOEFL test, there may be a question following a particular
paragraph or at the end of the reading passage that asks where a particular piece
of information should be inserted. In this type of question, you must click on one
of a number of squares in a passage to indicate that piece of information should
be inserted in that position.
Here are the steps to answer the question:
1. Look at the sentence to be inserted for any key words or ideas at the
beginning or the end of the sentence.
2. Read the context before and after the insertion squares for any ideas that
relate to the sentence to be inserted.
3. Choose the insertion square that is most related to the sentence to be
inserted.

Example for reading toefl
In the middle of the night, as most of New York slept, something big and bright lit up the Manhattan skyline for just seconds-a tightly kept secret to all but a handful of people. It was a tiny test for the huge public surprise four days later: the flipping of a switch at the Empire State Building to turn on its dancing new LED lights. They burst from the skyscraper while synchronized with R&B star Alicia Keys singing "Empire State of Mind" on nationwide radio.The LED system has "16.7 million color possibilities, in digital combinations of ripples, sparkles, sweeps and strobes," says Phil O'Donnell, of Burlington, Mass.-based Philips Color Kinetics that's responsible for the system and worked with a resident lighting designer. "It's the sum of all possibilities - a huge palette."
The old lights came in only 10 colors.
From Manhattan and the Bronx to Staten Island and even New Jersey, "there were hundreds of thousands of people on the streets looking up, filming and videoing, clustered on street corners," when the new lights came on, said Anthony Malkin, whose family controls the iconic Art Deco building.
In an interview with The Associated Press at his office, he glowed with pleasure describing Monday night's inaugural light show.
Keys also sang "Girl On Fire" from her new CD.
After all, the 102-story skyscraper "has always been a symbol of what's possible in New York, and all the dreams that can come true in this city that never sleeps," Keys, a New York native, said before her performance, which was ready on tracks while she watched from a Manhattan studio.
Malkin and his technical team wanted to test the new lighting system with as few people noticing as possible and chose early Thanksgiving morning.
Good luck, in the middle of Manhattan, with people walking around even at 2:30 a.m.
That seemed the best moment, after most bars close and before dawn.
"We decided to do it facing west, in very short bursts between 2:30 a.m. and 3 a.m., because we knew we didn't have a camera trained on us from there," Malkin said.
Apparently, the secret test worked. No images of the Empire State Building alight that night appeared anywhere, as far as Malkin knows.
To stage the show, he worked with Clear Channel radio, which has 239 million monthly listeners in the United States.
The lights are part of a larger effort to modernize the 81-year-old edifice that is undergoing a more than half a billion-dollar renovation that includes making it "green." The computerized LED system will cut energy consumption by more than half, while delivering light and vibrancy superior to the old floodlights, which have huge timpani drum-size lenses that had to be changed every so often, O'Donnell said.
They may still have nostalgic value to some who watched them light up New York City for every special occasion from Christmas to the Fourth of July.
They were part of "the grande dame of the New York skyline, now state-of-the-art, but still stately," says Malkin, adding that the light show was "a gift we gave to the world, these lights. We don't get paid for this."
On a sunny Wednesday afternoon, with a spectacular view of the new World Trade Center and New York Harbor, a vacant space under reconstruction on the building's 72nd floor was filled with the retired floodlights, sitting side by side in long lines, veterans of years of New York weather. What will be done with them is also a secret - for now.
One old light will not be discarded in favor of a 21st century novelty: a red beacon - "half the size of a Volkswagen Beetle," as Malkin puts it - that serves as a warning signal for aircraft constantly flying over New York City.

1. What is the primary purpose of the first sentence of the article?
A) To explain that New Yorkers are commonly asleep in the middle of the night.
B) To mislead readers into thinking the light flash was some sort of attack
C) To build suspense and curiosity so that the reader wants to know more"
D) To suggest that there is a secret organization working late at night at the Empire State Building

2. The phrase "huge palette" in Paragraph 3 is most likely
A) A metaphor for the scope and range of combinations the new LED lights have
B) A literal explanation of the shape of the new lights, which form an artist's palette
C) An extreme over exaggeration meant to draw more onlookers to the new display
D) A way to emphasize the amount of lights, since 16.7 could never fit onto a palette

3. What does Alicia Keys suggest the Empire State building is a symbol of?
A) A way for Americans to have a landmark similar to other major global cities
B) The iconic American capacity to push boundaries and break new ground in art and architecture.
C) Lights that are always on due to the number of New Yorkers who work night shifts
D) That any person can use the new lights as a way to make a wish, as people do with other world landmarks.

4. To help keep the new lights secret during their initial test, all precautions were taken EXCEPT:
A) Conducting the test in the middle of the night
B) Conducting the test facing west, away from cameras
C) Conducting the test in short bursts, so that there was no sustained lighting
D) Conducting the test with additional sound effects to distract anyone who might be on the street

5. What was the primary reason Malkin and his team choose to test the new LED lights in the middle of the night?
A) Because the lights are impossible to see in the daylight
B) So that no spies would be awake to steal the new lighting design
C) Because his team only works at night, to enhance their creativity
D) So that when they made the formal reveal to the city and world, it would be a true surprise

6. How does the new LED display contribute to the Empire State Building's efforts to become more "green"?
A) The lights will be bright enough to reflect into the building, allowing less lighting to be used indoors
B) The new lighting will consume almost half the amount of energy the old lights did
C) The lights can become green in color, to cover the entire building
D) The lights will be solar-powered, generating their own electricity.

7. The article suggests that some older people might miss the old lights. Why is this?
A) The elderly who have poorer eyesight have an easier time seeing the old lights
B) The older generation might not understand the technology behind the new LED lighting
C) Those who used to work in the Empire State Building will no longer be able to recognize it without the old, larger lights
D) The old lights represented momentous occasions in American history, and may still have nostalgic value

8. In the second-to-last paragraph, the old floodlights are described as "veterans." What is the most suitable explanation for this word in context?
A) The old lights have worked through the years, despite harsh weather conditions and continual use for special occassions
B) The old lights have been up through many previous wars, making them literal veterans
C) The old lights were dedicated to the Empire State Building to memorialize war heroes
D) The old lights were only used before to celebrate Veteran's Day

9. Currently, how many of the former lights are set to be preserved for a specific purpose?
A) All, to replace other major lights around the city
B) None, they are all set to be discarded entirely
C) Five, spaced across Central Park for more light and better security
D) One, to serve as a warning beacon for aircraft

10. Why might it be important for the Empire State's global image to replace its lighting?
A) To represent that it is both environmentally conscious as well as technologically advanced
B) To prove that other world landmarks are not as spectacular
C) To suggest that despite its being decades-old, the Empire State Building is still relevant
D) To provide New Yorkers and visitors with better entertainment


Reference :  summary note for toefl test, Adinda Praditya

Senin, 26 Mei 2014

STRATEGY OF STRUCTURE TOEFL

Nama                    : Dinara Inargea
N.p.m                   : 22211147
Class                      : 3EB25


PLAN FOR TOEFLS STRUCTURE AND WRITTEN EXPRESSION QUESTIONS: NINE STEP STUDY

Multiple-choice TOEFL Structure and Written Expression questions can be tricky even if you know the correct answer. The following Nine-Step Plan is an approach to help you methodically answer these multiple-choice questions.

STEP 1
Read the question carefully for both meaning and structure, noting any errors which you recognize immediately.

STEP 2
Think of what the answer might be before you look at the answer choices. When you think of the answer first and then find that answer among the choices, that answer is very likely to be correct.

STEP 3
Read the choices and try to select the correct answer. However, do not expect to recognize the correct answer immediately. Remember-do not panic. Your plan as a TOEFL test taker should always be to try to “figure out” the correct answer.

STEP 4
Even if you think A or B is the correct answer, thoughtfully read and consider the remaining choices so that you are absolutely certain that A or B is truly correct.

STEP 5
Eliminate incorrect choices. Have a system for noting the correct answer, possibly by circling the letter in your test booklet, and for eliminating wrong answers, possible by putting an “x” over the letter of the choice. Whatever your system, is do not make marks on the answer sheet. Write in the test booklet only.


STEP 6
Remember the five error areas that are explained in this review section. Carefully look at the whole sentence and the way it is put together.

STEP 7
Remember to assume that all punctuation, capitalization, and spelling on the test are correct, and to ignore anything that can not be corrected by the choices offered. Sometimes we think something is an error when it is not. Perhaps that “something” in the question could have been written differently, but since it is not an error that can be corrected by one of the choices, do not waste your time.

STEP 8
selec your answer after narrowing down your choices, pick the one you think is best. Always try to eliminate choices before selecting an answer and marking it on your answer sheet.

STEP 9
if you absolutely no idea ehat correct answer may be, even after considering all the choices, guess. There is no penalty for guessing on the TOEFL test, and you have a 25% chance that the answer is correct. Guest quickly, and do not change your mind unless you have a logical reason for doing so. First guesses tend to be, at least in part, some from analysis. if, howefer, in reviewing your guess you discover other consideration that suggesr your first guess was perhaps not the best, then by all means change your answer.



Sentences With One Clause
1. Skill 1.
    Be sure the sentence has a subject and a verb

2. Skill 2.
    Be Careful Of Object Of Prepositions
    A preposition 3 is followed by a noun 4 or pronoun 5that is called an object of
    the preposition. If a word is an object of preposition, it is not the subject

3. Skill 3
    Be Careful Of Appositives
    Appositives is a noun that comes before or after another noun and is generally set of from the noun with commas. If a word is an appositives, it is not a
    subject. The following appositive structures are both possible in English

4. Skill 4
Be Careful Of Present Participles A present participle is the -ing form of the verb.

5. Skill 5
    Be Careful of Past Participle
    A past participle often ends in -ed, but there are also many irregular past participles. For many verbs, including -ed verbs, the simple past and the past
    participle are the same and can be easily confused. The -ed form of the verb can be the simple past 8, the past participle of a verb 9 or an adjective 10

Sentence With Multiple Clauses
6. Skill 6
Use Coordinate Conectors Correctly
When you have two clauses in an English sentence, you must connect the two
clauses correctly using and, but, or, so or yet. Example:
She laughed, but she wanted to cry.

7. Skill 7
Use Adverb Time And Cause
Connectors Correctly
Adverb time connectors are: after, as, as long as, as soon as, before, by the time,
once, since, until, when, whenever, while
Adverb cause connectors are: as, because, in as much as, now that, since



Example:
Mary went inside because it was raining.
Because it was raining, Mary went inside.

8. Skill 8
    Use Other Adverb Connector Correctly
    Adverb clauses can express the ideas of time and cause, clauses can also express a number of other ideas, such as contrast, condition,

Other adverb connectors are:
Condition: if, in case, provided, providing, unless, whether
Contrast: although, even though, though, while, whereas, on the other hand
Manner: as, in that, because
Place: where, wherever

Example:
Bob went to school even though he felt sick.
Even though bob felt sick, he went to school.
Note: A comma is often used in the middle of the sentence with a contrast
connector.
The Smith family arrived at 2:00,
while the Jones family arrived an hour later.

More Sentence With Multiple Clauses
9. Skill
    Use Noun Clause Connectors Correctly
A noun clause is a clause that functions as a noun; because the noun clause is
a noun, it is used in a sentence as either an object of a verb 1, an object of a
preposition 2, or the subject of the sentence 3.
Noun clause connectors are: what, when, where, why, how, whatever,
whenever, whether, if, that

Example:
I know what you did
What you did was wrong

10. Skill 10
Use Noun Clause Connector/Subjects Connectors Correctly
We will see that in some cases a noun clause connector is not just a connector;
a noun clause connector can also be the subject of the clause at the same time.



11. Skill 11
Use Adjective Clause Correctly
An adjective clause is a clause that describes a noun. Because the clause is an
adjective, it is positioned directly after the noun that it describes
Adjective clause connectors are: whom, which, that.

Example:
I liked the book which you recommended.
The book which you recommended was interesting.
Note: The adjective clause can be omitted. This is very comment in spoken
English or in casual written English. It is not as common in formal English or in
structure questions on the TOEFL test.

12.  Skill 12
      Use Adjective Clause Connector/Subjects Correctly
      We will see that in some cases an adjective clause connector can also be the
      subject of the clause at the same time.

Example:
We are looking at a car that is quite expensive.
The bottle that is on the table contains honey.
Note: Adjective clause connector/subject can never be omitted. 11

Sentence With Reduced Clauses
13. Skill 13
Use Reduced Adjective Clauses Correctly
To reduce an adjective clause, omit the connector and the auxiliary verb (be) 1. If there is no auxiliary verb (be), omit the connector and change the main verb into ing-form 2. You can only reduce the adjective clause if the connector directly followed by verb 3. If the adjective clause is set of with commas, the reducedclause can be moved to the front of the sentence

14. Skill 14
        Use Reduced Adverb Clauses Correctly
To reduce an adverb clause, omit the subject and the auxuliary verb (be) 4. If
there is no auxiliary verb (be), omit the subject and change the main verb into.




Sentence With Inverted Subjects and Verbs

15. Skill 15
Invert The Subject And Verb With Question Words
There is some confusion about when to invert the subject and the verb after
question words. These words can have two very different functions in a sentence:
1. They can introduce a question. In this case the subject and the verb that
follow are inverted
2. They can join together two clauses. In this case the subject and the verb
that follow are not inverted  

Tenses
1. Simple Present Tense
Untuk menyatakan pekerjaan yang dilakukan berulang-ulang setiap saat, atau merupakan suatu kebiasaan, disaat-saat sekarang, maka kita gunakan tenses Simple Present Tense.

S+v1 (infinitive: v+s/es)

2. Simple Past Tense
Untuk menyatakan pekerjaan yang dilakukan dimasa lampau, dengan waktu yang pasti (Yesterday, two days ago, last week, dst).

S+v2 (v+d+ed;irregular v2
3. Future Tense
Untuk menyatakan pekerjaan yang dilakukan dimasa yang akan datang.

S+will/shall+v(infinitif)

4. Present Continuous Tense
Untuk menyatakan pekerjaan yang dilakukan saat ini.

S+v+is/am/are+v-ing


5. Present Perfect Tense
Untuk menyatakan pekerjaan yang telah dilakukan, dimasa lalu, dengan waktu yang tidak tertentu

S+has/has+(v3;v3 irregular


6. Present Perfect Continuous Tense
Untuk menyatakan pekerjaan yang dilakukan, dari lampau sampai sekarang masih
berlangsung.

S+have/has+been+v-ing



Reference                           : http://seminariolamb.com/
-          Summary Note for the toefl test - Adinda Praditya,desember 2 2003
-          Ramelan subagyo- lets learning English 3.tenses.pdf
                                                 

                

Jumat, 25 April 2014

Tugas Bahasa Inggris Bisnis2 ARTIKEL

Nama : Dinara  Inargea
Kelas : 3EB25
Npm : 22211147

South Java double track 
railway should be built:
 
Boediono
The Jakarta Post, Jakarta | Business | Fri, April 25 2014, 2:02 PM

Vice President Boediono has called on the next government to set up a southern Java double track railway network in a bid to further decrease road congestion and traffic accidents.
"We will get a lot of benefits if we can establish a southern Java railway because Java is the center of logistics in the country," Boediono said in Bojonegoro, East Java, on Friday, as quoted by Antara news agency.
He also said that the railway would help reduce the use of fuel for vehicles.
Currently, the government is finishing a 727-kilometer double track railway project across the northern part of Java that would connect Jakarta and Surabaya, East Java, the island's two economic and business centers.
"There are a few locations that are yet to finish, but we are speeding up," he added.
He said the movement of both people and goods across Java was still done mainly by road transportation, which was around 80 percent, leaving the remaining 20 percent to air, sea and rail. (nfo)

comment :

I agree with the statement from the Vice President, Boediono. He has called on the next government to set up a shoutern Java double track railway network. We will get a lot benefits from the development. It has the relation with many things, one of them is from the economic field, it would help reduce the use of fuel for vehicles and the movement of goods, and from the safety field, it would reduce road congestion and traffic accident. As we know, Java islands was the centre of logistic in our country. So, with the improvement in the transportation system, especially with increasing the development of double track railway, it will push the citizens to use the rail. Nowadays, the movement of the goods and the persons that across in Java was still done mainly by road transportation, it is about 80%, leaving the remaining 20%  to air, sea, and rail. Based on the fact, it is very good if the next government continue to build the shoutern Java double track railway network which is so many benefits that we get.


Sumber : Sumber: http://www.thejakartapost.com/news/2014/04/25/south-java-double-track-railway-should-be-built-boediono.html